Rabu, 08 Desember 2021

Siapakah bangsa indonesia ?

Sepertinya negara kita memang selalu direndahkan oleh negara negara barat, mereka memandang kita hanya sebagai konsumen. Bangsa yang hanya terus terusan bermalas malasan sambil berbelanja barang branded yang mereka jual. Bangsa yang punya kebanggaan tinggi terhadap negaranya sendiri tanpa dibarengi dengan ketekunan dalam ber-aksi, atau dibarengi dengan alasan yang sungguhan masuk akal. Mereka melihat kita hanyalah sebatas bangsa dimana pernah mengalami penjajahan dan karena itulah bangsa mantan terjajah akan sangat lama untuk berhasil dalam banyak hal. 

Sebenarnya, sangat manusiawi jika mereka menganggap seperti itu. Mereka adalah bangsa yang tidak mengalami penjajahan selama ratusan tahun seperti halnya bangsa indonesia. Dimana ratusan tahun didalam kebebasan, bisa sangat berpengaruh pada segala aspek kehidupan. Mulai dari semua ilmu pendidikan yang merata dan berkualitas, teknologi yang baik dan murah, kemandirian pangan, transportasi terbarukan dan ramah lingkungan, keharmonisan dalam perbedaan dan keindahan budaya, sampai berkembangnya kualitas hidup suatu bangsa. 

Mirisnya, anggapan bangsa barat tentang itu tidaklah terlalu melenceng, ambil contoh negara korea selatan yang kemerdekaan mereka hampir sama dengan indonesia, mereka bisa bertumbuh sangat pesat dibandingkan bangsa kita. Atau bangsa china, setelah mengalami ribuan peperangan, kemenangan serta kekalahan, mereka justru bangkit dengan sangat sangat baik. Lalu bagaimana dengan bangsa kita? Kita masih saja bergelut dengan masalah pangan impor, politik, suap menyuap, curi mencuri, televisi yang tidak mendidik, kualitas guru sekolah yang rendah, sampai masalah sampah sampah drama artis yang selalu menina bobokan bangsa indonesia, bangsa dengan 250 juta jiwa lebih. Bangsa yang besar, bangsa yang seharusnya mampu menjadi singa dunia, bangsa yang seharusnya menjadi panutan bangsa bangsa lain. 

Ilmuwan dan pengamat di luar sana pernah meneliti tentang geografi negara indonesia, dimana disini hanya ada dua musim, musim hujan dan musim panas, dimana disini semua tanaman yang bisa kau bayangkan pasti akan tumbuh dengan subur. Lalu mereka mengambil kesimpulan bahwa karena itulah rakyat indonesia menjadi rakyat yang pemalas. Mereka bisa memakan buah buahan yang tumbuh di pinggir jalan, meskipun mereka tidak bekerja, rakyat tetap akan hidup. Berbeda dengan negara yang mempunyai empat musim, mereka akan mati kelaparan saat musim salju tiba jika mereka tidak giat bekerja. 

Tidak ada komentar: